Langkahku adalah harapan, pantang putus asa, karena asa darah Illahi. Hatiku adalah pelabuhan rasa, dimana berada disana berkata. Jiwaku adalah penyangga waktu agar hidmat saat lambat dan cermat disaat cepat. Menunggu adalah istirahat sejenak agar kembali kuat menapaki perjalanan sang waktu, hingga ruh-ku di panggil Illahi

politika

By Umar Wira Aditama (Uwa) Tokoh : Dinar Mangkusubrata, Sesilia Zidni Fritzi (DISEL)| Sarjono Adiwiyono | Ustad Badrudin (SABAR)| Akew Tanuwijaya (Pengusaha)| Erni Ananda| Danil Mangkusubrata| Kinar Faoziyah Adiwiyono| Partai pendukung: DISEL : Partai Nusa, Partai Mandiri, dan Partai Sejahtera. SABAR : Partai Adil, Partai Bangsa, Partai Kiai. *** Hubungan cinta Kinar dan Danil dimulai sejak mereka dikampus. Hubungan cinta dua remaja ini terhalang oleh keangkuhan kedua orang mereka masing-masing. Akhirnya keduanya kabur…ke suatu tempat di kaki Gunung Ageng. Kedua orang tua mereka mengkhawatirkan nasib anak-anaknya. Lalu mereka berjanji akan menikahkannya, dengan syarat, cinta benar adanya. Dengan kebesaran cinta, politikpun bisa dikalahkan. Dengan cinta itupula antara pasangan seteru ini akhirnya menjadi akur lagi. Tujuan penulisan ini, adalah untuk menggambarkan hiruk pikuk dunia politik tanah air yang rakus dan naïf. Dan di satu sisi efek politik terhadap kehidupan sosial, dan cinta. Namun bagaimanapun dahsyatnya rintangan yang ada, cinta tetap cinta.

Senin, 24 November 2008

aku harus mundur 3


Setelah kepengurusan terbentuk, anggota lumayan banyak -sekitar 35 orang-, PJI Jabar masih belum punya sekretariat. Sekalipun, kalau kata organisatoris ulung, lokasi bukan yang utama sebuah organisasi, tapi bagi kami ketiadaan sekretariat adalah kendala. Sekelipun belum ada sekretariat, kami harus tetap jalan. Rapat, dilangsungkan dibanyak tempat, sesuai kesepakatan. Di pos liputan, di warung makan, di kantor media, dan di tempat lain. Alhasil basecame kami ada di banyak tempat. Untuk kelancaran komunikasi, kerap kali rapat dilakukan jarak jauh, melalui telepon murah. Setelah dijalani, ternyata keterbatasan tersebut membawa 'keberkahan', yang menurut hematku, lumayan solid.
Sambil mencari-cari rumah kontrakan, kami terus melakukan prekrutan anggota. Kami juga masih membenahi manajemen organisasi, mengingat masih ada beberapa kompartemen yang belum ada ketuanya.

aku harus mundur 2


Awal November 2008, aku kembali ke Jakarta untuk menghadiri seminar PJI. Di antara peserta yang datang kala itu, terdapat orang yang sudah aku kenal pada seminar pertama, sisanya orang baru. Nah, mereka yang sudah mendapatkan telepon dari pusat untuk mendirikan PJI di daerah-kebetulan- kumpul denganku. Kami menceritakan kondisi di daearah masing-masing. Ada yang mengaku cukup mudah, sebagiannya mengaku kesulitan meyakinkan rekan-rekannya di daerah. Maklum, organisasi relatif baru.
Aku sendiri rada PeDe, mengingat sudah banyak rekan di Jabar, khususnya di Cimahi yang tertarik dengan PJI. Padahal sebagian rekan sudah menjadi pengurus dan anggota di organisasi wartawan lain.
Pada seminar ke dua, yang materinya lebih kepada pembuatan berita ekonomi tersebut, pengenalan PJI kepada kami lebih dalam lagi. Sehingga, keyakinanku semakin dalam pula. Dan karenanya, tekadku kian bulat untuk segera membentuk kepengurusan di Jabar.
Eh, lupa, pada seminar kali kedua itu, peserta dari Jabar ada empat orang, masing-masing aku, Dicky dari Galamedia, Preni dari ANTARA dan Iwa dari Sindo Jabar. Otomatis transformasi PJI lebih gampang lagi, karena nanti kedua rekanku langsung mendengarnya dari bos Ismet. Atas penjelasan Ismet itulah, kami sepakat saat itu juga untuk membentuk kepengurusan PJI di Jabar.
Berselang dua minggu (kalau tidak salah) kami kembali ke Jakarta. Yang datang Aku, Dicky, Hendrianto Attan RADAR Bandung, dan Deny PJTV. Saat itu Ismet berjanji untuk segera memberikan mandat kepada kami untuk pembentukan PJI di Jabar.
Dua minggu berikutnya surat mandat itu diterima. Kamipun segera membentuk kepengurusan awal. Setelah 'berbicara' di antara kami, maka disepakati Aku (radar bandung) sebagai ketua, Dicky (Galamedia) sebagai wakil, Hazmir (Pikiran Rakyat) sebagai bendahara, dan Iwa (Sindo Jabar) sebagai sekretaris jendral. Rekan lainnya menempati posisi sebagai ketua bidang (kompartemen).
Sekalipun belum lengkap benar, pada 22 November 2007 kepengurusan ini dilantik, di Jakarta. Pelantikan ini hanya aku sendiri yang hadir, karena dibarengkan dengan pelantikan pengurus daerah lain. Sepulang dari Jakarta, kami mulailah merekrut anggota. Awalnya hanya wartawan Cimahi, berikutnya wartawan Soreang, dan seterusnya semua wartawan di semua wilayah Bandung Raya. (*)

aku harus mundur 1


Di antara kesulitan yang telah dilalui, mengundurkan diri dari kepengurusan Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Jawa Barat, adalah salah satunya. Tak mudah bagiku untuk begitu saja meninggalkan kursi ketua pengda Jabar, yang telah dirintis sejak November 2007 lalu.
Ada beberapa alasan yang tampaknya logis yang menyebabkan aku kesulitan melepaskan organisasi ini.
Bagaimana tidak demikian, aku adalah orang pertama di Jabar yang mengenal organisasi jurnalis ini. Bicara alasan itu, harus dimulai awal perjalanan hingga jalan berikutnya. Adalah Oktober 2007, ketika aku menghadiri undangan PJI di Jakarta, perkenalanku dengan organisasi ini dimulai. Ketika itu, aku hanya datang sendirian saja, mewakili Jabar.
Awalnya, sama sekali tidak pernah terpikirkan, kalau aku bakal menjadi bagian 'penting' di organisasi profesi ini. Sing awale, aku datang untuk sekedar rehat sebentar dari kesibukan di Bandung.
Tamu undangan yang datang saat itu terbilang lengkap, dari Aceh hingga Papua. Berbagai karakteristik wartawan se Indonesia, aku temukan di lokasi pertemuan, Hotel Cipta Jakarta. Dari situlah jaringanku di dunia wartawan mulai menganga.
Sejak memasuki ruang seminar, aku mulai meraba-raba, tentang PJI. Kalau melihat pembicara di situ, tampaknya organisasi ini cukup kredibel. Ada mantan menteri, ekonom, politisi ulung sampai inohong pers nasional ada di ruangan berukuran sekitar 10 x 12 meter tersebut. Pandangan pertama dengan PJI begitu menggoda. Aku mulai bertanya banyak hal tentang arah organiasai ini. Dan apa pula perbedaan dengan organisasi sejenis yang sudah eksis.
Jawaban atas pertanyaan itu kudapati dari pendiri yang juga ketua umum pusat Ismet Hasan Putro. Ismet membeberkan latar belakang hingga tujuan pendirian organisasi ini. Aku tertarik dengan penjelasan Ismet, meskipun belum sampai pada putusan, kalau aku akan include di organisasi ini.
Penjelasan itu sifatnya enggak formal-formal amat, toh disampaikan saat makan siang. Dan yang pasti bukan hanya ada aku di meja itu, melainkan banyak kawan dari Sumatera dan Sulawesi. Tapi, tampaknya kawan-kawan lain sudah lebih mengetahui tentang PJI. Buktinya, mereka rada nyambung. Sedangkan aku hanya termangut saja mendengarkan sang bos ini.
Dihari berikutnya, Ismet kembali memaparkan PJI kepada kami. Dari pembicaraan itu, tersirat, kalau Ismet mengajakku untuk merintis PJI di bumi parahyangan. Berkali-kali dia menyinggung bahwa Jabar cukup potensial untuk membesarkan PJI. Sederhana saja, karena di Jabar jumlah wartawannya cukup banyak.
Masih dihari itu, saat kami pamitan, Ismet menghampiriku. "Nanti saya hubungi kamu ya..," katanya singkat.
Bener saja, dua minggu setelah itu Ismet mengajakku untuk bertemu di sebuah tempat di Pasteur Bandung. Isi pembicaraan di Bandung itu, adalah bagaimana caranya aku bisa menacapkan PJI di Jabar. Aku menyepakatinya. Dan mulailah strategi perekrutan dimulai. Saat itu, aku sedang job di Cimahi. Jadi, mereka yang pertama kali diperkenalkan dengan PJI adalah wartawan di kota hijau ini. Pada dasarnya, mereka tertarik dengan PJI, dan menyatakan mau bergabung.

Minggu, 05 Oktober 2008

Teknik memproleh beasiswa luar negeri

Berikut ini adalah beberapa teknik-teknik mendapatkan sekolah untuk jenjang S2 dan S3 ‘gratis’ di luar negeri.
Bagaimana caranya bisa bersekolah ‘gratis’ di luar negeri. Saya memberikan tanda kutip pada ‘gratis’ karena sebenarnya tidak 100% modal dengkul. Dalam beberapa kasus, at least kita harus bekerja terlebih dahulu untuk mengumpulkan uang untuk tiket pesawat + biaya hidup bulan pertama, dan situasi mungkin tidak memungkinkan kita untuk berkeluarga terlebih dahulu.
Jenis beasiswa yang akan saya utarakan pertama adalah jenis beasiswa yang kansnya tinggi untuk mendapatkannya. Biasanya beasiswa jenis ini adalah beasiswa jenis riset, dan untungnya, hampir semuanya tanpa ikatan dinas. Untuk beberapa jenis beasiswa, mereka lebih senang kalau sang pelamar bekerja untuk institusi pendidikan, lembaga penelitian, atau LSM.
Satu rule of thumb yang patut dihayati adalah: ‘kita harus berkelat-kelit untuk mendapatkan beasiswa S2, tapi relatif jauh lebih mudah untuk mendapatkan beasiswa S3′. Makanya jika Anda mengejar waktu, sebaiknya ambil dulu S2 di Indonesia, sambil juga melamar S2/S3 di tempat lain. Kalau dapat S2 gratis di luar negeri, ya yang di Indonesia ditinggal saja.
Daftar Beasiswa Berdasarkan Negara
Secara umum, beasiswa ini memiliki karakteristik:
· tidak memiliki ikatan dinas sama sekali
· mahasiswa harus mengerjakan penelitian sesuai minatnya, dan sekaligus sebagai thesisnya

1. Amerika Serikat
Biasanya sekolah sekolah bagus di Amerika Serikat, (katakanlah top 50 pada bidangnya) sering memberikan beasiswa yang disebut stipend, meskipun baru mahasiswa S2. Besarnya stipend sekitar US$1000-1400, tergantung lokasi. Yang jelas cukup sekali untuk hidup. Mahasiswa yang menerima stipend itu, juga tidak perlu membayar uang sekolah (tuition fee). Lamanya stipend adalah per semester, tapi saat summer biasanya diberikan pekerjaan lain di universitas (mostly guaranteed). Kalau sedang sial (jarang sekali), tidak dapat assistantship untuk semester itu, ya pulang saja ke Indonesia dahulu.
Syarat penting mendapat beasiswa adalah harus mau menjadi teaching assistant atau research assistant.

Teaching assistant bertugas membantu proses belajar-mengajar di kelas, seperti fotokopi, setup komputer di lab untuk kelas itu, memeriksa tugas-tugas, dan memberikan tutorial di luar jam kelas. Sedangkan research assistant bertugas membantu professor di lab, seperti membuatkan program untuknya, mengatur laboratioriumnya, membuat dokumentasi riset dan sebagainya. Mahasiswa selain melakukan penelitian, juga masih diwajibkan untuk mengambil coursework (kelas).
Memang harus diakui bahwa ada beberapa sekolah terkenal yang hanya memberikan jaminan beasiswa kepada mahasiswa S3. Untungnya, di AS, mahasiswa S1 bisa langsung masuk program S3, dimana di tengah-tengah perjalanan menumpuh S3 itu ada sertifikat bahwa ybs sudah melampaui jenjang S2. Jadi bisa ngerti sendirilah … :-p
Untuk mendaftar ke pendidikan pascasarjana ke AS, biasanya mereka mengharuskan pelamar memberikan hasil nilai TOEFL dan GRE General Test resmi dari ETS (www.ets.org). Beberapa universitas terkemuka juga mengharuskan mengambil GRE Subject Test, misalnya GRE Computer Science, GRE Biology, GRE Economics, dan sebagainya.

Di Jakarta, cabang ETS terletak di Menara Emporium, Jl.Rasuna Said, Kuningan. Biaya TOEFL sekitar US$60, GRE sekitar US$120. Kalau punya TOEFL > 580 (standar nilai lama) dan GRE General Test > 1750 saya sarankan pergi ke AS.
Bahkan, saya sarankan untuk mendaftar di top 20 jika memiliki GRE > 1900. Go for it!
Pelamar dapat mendownload formulir pendaftaran langsung dari website universitas tersebut.

Dalam formulir pendaftaran itu, biasanya ada pertanyaan dari mana sumber pendanaan untuk kuliah nanti. Pilihlah option untuk ‘menggantungkan sepenuhnya pada universitas dengan stipend assistantship’. Biaya pendaftaran biasa antar US$30-$60.
Kemudian mereka biasanya menyuruh kita untuk membuat statement of purpose. Tujuan dari statement of purpose adalah untuk meyakinkan bahwa Anda layak dapat beasiswa.

Anda harus menunjukkan ‘kemampuan’ Anda, jangan malah merendahkan diri! Statement of purpose isinya:
1. mengapa kita ingin melakukan pendidikan tinggi
2. bidang peminatan kita apa, kalau bisa tunjukkan sedikit pengetahuan Anda mengenai ‘trend’ di bidang riset itu.
3. mengapa kita ingin melakukan riset di bidang itu
4. kalau sudah selesai mau jadi apa dan mau bekerja di mana (akademisi, industri, profesional, etc.) sebagai apa
Selain itu Anda sebaiknya juga menceritakan:
1. kalau mungkin, tunjukkan bahwa Anda memiliki kompetensi di bidang itu (jadi memang ada baiknya dari sekarang Anda sudah memiliki bidang yang fokus).
2. tunjukkan bahwa Anda bisa menjadi asisten pada mata kuliah S1 apa saja (jika jadi teaching assistant). Tapi jelaskan pula bahwa Anda bisa ‘fleksibel’.
Karena biasanya statement of purpose itu harus singkat dan lugas (sekitar 1/2 halaman, max 1 halaman), kalau perlu Anda menceritakan 2 point di atas di luar statement of purpose. Tapi kalau masih muat, ya masukkan saja dalam statement of purpose.
Sebelum mendaftar, ada baiknya jika Anda memastikan terlebih dahulu bahwa bidang Anda minati, ada profesor yang memiliki minat yang kurang lebih sama di universitas itu. Sebaiknya, bercakap-cakap dahululah dengan profesor tersebut, katakan bahwa saya tertarik untuk melakukan riset. Tanyakan pula apakah dia berminat mengambil Anda menjadi mahasiswanya. Jangan lupa cari muka sedikit :-). Hal ini akan sedikit memperlicin jalan saat seleksi mahasiswa baru. Sekedar info, biasanya universitas di AS tidak meminta research plan yang kongkrit, karena baru saat di sana nanti merencanakan riset.
By the way, sebelum pergi ke AS, kita juga harus memiliki persediaan uang selama satu bulan ($1500+), plus tiket pesawat ke Amerika Serikat.(sekitar $700).

2. Kanada
Sama seperti Amerika Serikat, dan banyak diantara mereka tidak memerlukan GRE Subject Test. Meskipun ada Canadian Education Centre (CEC) di World Trade Center, Jl.Jendral Sudirman, tapi saya pikir cukup ke website universitasnya saja.

3. Jerman
Di negara-negara Eropa daratan (excluding British), biasanya tidak mengenal program bachelor (S1), karena bachelor adalah pola pendidikan Anglo-Saxon. Yang bisa dibilang dekat dengan S1-nya adalah program-program politeknik. Nah, oleh karena itu lulusan S1 Indonesia harus diupgrade agar sama dengan lulusan uni Eropa daratan, yakni Doktorandus (Drs), Diplom (Dipl) atau Licente (Lc). Gelar kesarjanaan ini sama dengan S2.
Seperti banyak kita ketahui, universitas-universitas di Jerman sama sekali tidak memungut biaya. Tapi tentu saja kita harus memiliki sumber pendanaan untuk biaya hidup.
DAAD (www.daad.de) adalah lembaga Jerman yang menyediakan informasi pendidikan dan juga informasi beasiswa di Jerman. Kantornya di Jakarta berlokasi di Gedung Sumitmas II, Jl.Jendral Sudirman, di depan Depdikbud. Mereka memiliki program beasiswa setiap tahun. Skim beasiswa yang disediakan DAAD mencakup S2, S3, sandwich program, riset 3-6 bulan, dan juga postdocotoral research. Tiket pesawat disediakan. Kalau dapat beasiswa dari DAAD, bisa modal dengkul.
Ada pula beasiswa dari industri seperti dari Siemens besarnya 1200 DM. Tidak harus pegawai negeri.
Untuk belajar di Jerman tidak harus melalui DAAD. Kalau untuk S3, setiap mahasiswa S3 pasti mendapatkan beasiswa. Jadi bisa saja setelah Anda lulus S2, Anda langsung mencari universitas di Jerman yang kebetulan ada profesor yang bidangnya sama dengan bidang peminatan Anda, dan melamar. Tapi tentu Anda akan butuh mencukupi sendiri biaya hidup 1 bulan dan tiket pesawat ke Jerman.
Untungnya, berbeda seperti di AS dan Kanada, biasanya di Jerman, Belanda, Austria, Belgia dan Switzerland, tidak memiliki kewajiban jadi teaching assistant atau research assistant. Kalaupun ada biasanya cuma 1 session tutorial per minggu. Tidak berat sama sekali. Kalaupun kita disuruh menulis paper, itu juga biasanya untuk kepentingan kita juga. Gaji (atau katakanlah beasiswa) kita cukup sekali untuk hidup.
Jangan lupa kontak profesornya dahulu (sama dengan cara yang di AS). Kirimkan pula statement of purpose dan research plannya. Kalau perlu diskusikan dahulu research plannya (biar cocok dengan pembimbingnya) sebelum mendaftar ke universitasnya.
Isi research plan itu standar-standar saja: latar belakang masalah, problem, metodologi penelitan, bagaimana kamu kira-kira akan memecahkan masalah tersebut, dll. Garis besarnya saja, asal bisa memberikan gambaran apa yang akan Anda teliti.
Saya sarankan untuk mengambil kursus bahasa Jerman di Goethe Institute, karena paling sedikit ada 3 negara yang menyediakan beasiswa, menggunakan bahasa Jerman, yakni Jerman, Switzerland dan Austria. Peluang beasiswa menjadi meningkat. Sudah begitu, kalau sudah bisa Jerman, belajar bahasa Belanda jadi gampang sekali.
Sebenarnya kalau Anda menempuh S3, dalam realitanya tidak harus menggunakan bahasa Jerman saat berdiskusi dengan peer atau profesor. Hal ini karena tidak banyak orang yang mau mengikuti program S3, dan biasanya universitas itu yang ‘membutuhkan’ mahasiswa S3. Cuma, untuk meningkatkan probabilitas mendapatkan beasiswa, kenapa tidak belajar bahasa Jerman?

4. Belanda
Sama persis dengan Jerman, hanya saja nama lembaga penyalur informasi pendidikannya adalah Netherlands Education Center (NEC). Di Jakarta lokasinya di Gedung Patra Jl.Gatot Subroto, Kuningan. Kantornya bersebelahan dengan kantor kamar dagang Belanda di Indonesia.
Sekolah di Belanda juga gratis, tapi yang international programme biasanya tidak gratis. Pemerintah Belanda juga menyediakan skim beasiswa yang saingannya lumayan banyak, namanya beasiswa TALIS.
NEC juga menyediakan informasi beasiswa tahunan yang disediakan langsung oleh universitas-universitas di Belanda. Selain itu ada juga program-program internasional yang berbahasa Inggris. Sayangnya untuk level S2 (Drs, Ir.), beasiswa kelas-kelas berbahasa Inggris itu biasanya cuma 1/2 uang tution fee dan sulit mendapatkannya.
Untuk S3, gratis dan digaji, sama seperti Jerman.
Informasi lebih lanjut bisa hubungi:
Netherlands Education Centre
Citra Graha 7th floor, suite 703
Jl. Jend. Gatot Subroto kav. 35-36
Jakarta 12950
Indonesia
Phone (62 21) 5200453, 5201085
Fax (62 21) 5200457
E-mail: necjkt@ibm.net

5. Austria & Swiss
Secara umum sama seperti Jerman. Tiap tahun kedutaan Austria dan Switzerland juga menyediakan beasiswa, namun berbeda dengan Belanda dan Jerman, mereka tidak menyediakan beasiswa S2 sama sekali. Yang mungkin adalah gelar S2 dari Indonesia, tapi sandwich di sana (penelitian 6 bulan - 1 tahun). Tapi tentu masih mendapat sertifikat. Selain itu tentunya beasiswa dari kedutaan Austria dan Switzerland juga ada yang untuk S3. Semuanya lengkap dengan tiket pesawat dan ongkos hidup. Practically bisa dengan modal dengkul kalau dapat beasiswanya.
Saat interview di kedutaan biasanya akan ditanya hal-hal yang sama seperti dalam statement of purpose dan research plan. Di kedutaan Swiss juga ada test bahasa, sekedar untuk menguji saja, toh nanti juga disekolahkan di sekolah bahasa di Swiss sebelum masuk kuliah. Tergantung Anda memilih sekolah di mana, ada universitas di Swiss yang berbahasa Perancis, seperti misalnya di Geneva. Tapi kalau di sebelah utara dan timur, umumnya berbahasa Jerman.
Anda juga bisa daftar langsung ke universitas yang bersangkutan, terutama untuk program S3, dengan cara sama seperti Jerman & Belanda. Gratis dan digaji juga.
E-mail kedutaan besar Swiss (di Jl.Rasuna Said, dekat Erasmus Huis): swiemjak@rad.net.id

6. Jepang
Sebenarnya kalau sampai di Jepang sana, cukup banyak beasiswa, namun sayangnya tidak banyak yang full membiayai uang kuliah dan biaya hidup. Bahkan untuk S3 saja juga harus bayar.
Pemerintah Jepang menyediakan juga beasiswa Monbusho kepada orang-orang Indonesia. Ada dua jenis beasiswa Mombusho. Yang pertama pelamar harus pegawai negeri atau dosen. Melalui jalur ini, pelamar kalau lolos seleksi akan dicarikan pembimbing/profesor yang cocok sesuai minat. Sedangkan yang satu lagi sang pelamar harus aktif mencari sang profesor, dan menanyakan apakah si profesor tersebut bersedia menjadi pembimbing riset pelamar. Klik di sini untuk informasi lengkap mengenai beasiswa Monbusho.
Di kedutaan Jepang Jl.MH Thamrin, terdapat perpustakaan yang berisi informasi pendidikan tinggi di Jepang.
Informasi mengenai beasiswa di Jepang di bawah ini saya dapatkan dari rekan saya Rahmat:
a. INPEX Foundation
Beasiswa ini untuk melanjutkan S2 di Universitas Jepang. Beasiswa ini tidak mengikat (tidak ada ikatan dinas). Test dan sistem seleksinya diadakan di Indonesia. Beasiswa ini mengcover juga tiket pp Indonesia - Jepang. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1 Agustus dan deadline penyerahan dokumen tanggal 15 Nopember. Besarnya beasiswa 160.000 yen/bulan. Uang kuliah, uang
pendaftaran, uang ujian masuk ditanggung semua oleh sponsor. Formulir applikasinya bisa di dapat di alamat berikut :
14 F Ebisu Neorato 4-1-18 Ebisu, Shibuya-ku, Tokyo 150-0013 JAPAN
b. The OKAZAKI Kaheita International Scholarship Foundation
Beasiswa ini untuk melanjutkan S2 di Universitas Jepang. Beasiswa ini tidak mengikat (tidak ada ikatan dinas). Test dan sistem seleksinya diadakan di Indonesia. Beasiswa ini mengcover juga tiket pp Indonesia - Jepang. Formulir applikasinya bisa di dapat di alamat berikut :
3-2-5 Kasumigaseki, Chiyoda-ku, Tokyo 100-0013 JAPAN
c. The Hitachi Scholarship
Beasiswa ini bisa untuk S2 ataupun S3. Syaratnya harus alumni dari ITB, UI, UGM, IPB dan formulir bisa diambil dan ditanyakan dari rektorat masing-masing universitas tsb diatas. Beasiswa ini juga mengcover tiket pp Indonesia - Jepang, uang kuliah, uang pendaftaran, uang ujian masuk, perumahan ditanggung juga, dan uang beasiswa 180.000 yen/bulan.

Informasi lebih lanjut bisa di dapat di :
1-5-1 Marunouchi, Chiyoda-ku, Tokyo 100-0005 JAPAN
d. Matsushita Electric Industrial Co., Ltd
Panasonic Scholarship Beasiswa ini untuk melanjutkan S2 di Universitas Jepang. Tidak ada ikatan dinas dalam beasiswa ini. Pendaftaran dibuka bulan February - Maret. Beasiswa ini juga mengcover tiket pp Indonesia - Jepang. Uang kuliah, uang
pendaftaran, uang ujian masuk ditanggung oleh sponsor, uang beasiswa 200.000 yen/bulan.
Informasi lengkap lihat di http://www.panasonic.co.id/
atau kontak e-mail : PAN11311@pas.mei.co.jp
Panasonic Scholarship, Matsushita Electric Industrial Co., Ltd
1006 Kadoma Osaka, 571-8501 JAPAN
e. Beasiswa dari Aichi Prefecture, Aichi Scholarship
Beasiswa ini untuk melanjutkan S2 di Universitas Jepang. Tidak ada ikatan dinas dalam beasiswa ini. Deadline penyerahan application 20 Mei. Syarat yang harus dipenuhi, Universitas yang dipilih harus berada di Aichi Prefecture. Uang kuliah, uang pendaftaran, uang ujian masuk ditanggung oleh sponsor, uang beasiswa 185.000 yen/bulan. Informasi lebih lanjut bisa di dapat di : Aichi Prefectural Office, 3-1-2 Sannomaru, Naka-ku, Nagoya-shi, Aichi 460-01 JAPAN
f. The Japan Securities Scholarship Foundation
Beasiswa ini untuk melanjutkan S2 di Universitas Jepang. Tidak ada ikatan dinas dalam beasiswa ini. Application dari bulan Januari sampai Mei. Beasiswa mengcover tiket pesawat, Uang kuliah, bantuan biaya perumahan (apartemen), dan uang beasiswa bulanan sebesar 120.000 yen. Beasiswa ini diberikan buat jurusan Social Science, Humanities. Informasi lebih lanjut bisa di dapat di :
Tokyo Shoken Building
5-8 Kayabacho, 1-chome, Nihonbashi, Chuo-ku, Tokyo 103-0025 JAPAN

7. Singapura
Singapura memiliki dua universitas ‘negeri’, yakni National University of Singapore (NUS), dan yang lebih baru yakni Nanyang Technological University (NTU). Memang harus diakui bahwa NUS bukan sekolah ‘bule’ (meskipun banyak pengajarnya dari manca negara), tapi peringkat NUS selalu berada di top 10 universitas di Asia, dan selalu diatas seluruh universitas Australia. Meskipun untuk orang awam seolah-olah tidak membanggakan (karena bukan sekolah bule), namun reputasi internasional NUS memudahkan mahasiswanya dan lulusannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Singapura melalui kedua universitas itu ada yang berbasis coursework (sulit masuknya, saingannya ketat dari seluruh ASEAN), dan ada lagi yang berbasis riset S2/S3 (lebih mudah). Untuk mendapatkan beasiswa berbasis riset, dalam formulir pendaftaran (download dari www.nus.edu.sg atau www.ntu.edu.sg) juga lampirkan proposal riset (research plan). Bahkan kadang-kadang bisa tanpa proposal riset, dengan cara bercakap-cakap dengan profesornya terlebih dahulu (via e-mail) dan meminta sang profesor memberikan alternatif research plan. Pokoknya asal menunjukkan minat melakukan penelitian.

Beasiswa (gaji) bulanan yang diterima adalah SG$1400, tanpa tiket pesawat (kecuali yang ASEAN scholarship). Biaya hidup bulanan (hidup enak) sekitar SG$1000, jadi masih bisa menabung SG$400 per bulannya.

8. Australia & Inggris
Seperti kita ketahui Australia menyediakan beasiswa tahunan AusAID yang saingannya berjibun. Pusat informasi pendidikan Australia adalah IDP, berlokasi di Jl.Rasuna Said.
Sedangkan Inggris juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 tahunan (British Chivening) yang pelamarnya banyak sekali. Informasi tersebut bisa didapatkan di British Council, Widjojo Centre. Beasiswa diberikan kepada 80% pegawai negeri dan 20% swasta.
Perlu diberitahukan juga bahwa di British Council tersebut juga sering ada pengumuman beasiswa untuk S2/S3, hanya saja sayangnya hampir semua beasiswa tersebut parsial (misalnya 1/2 uang tuition).

Australia dan Inggris adalah negara-negara yang terkenal pelit dalam soal beasiswa, mentang-mentang pakai bahasa Inggris. Kasarnya, mereka mengkomersilkan pendidikan. Bahkan untuk S3, harus bayar. Kalaupun ada program beasiswa, saingannya banyak sekali.
Tapi jangan putus asa. Kalau ada kemauan, maka ada jalan. Beberapa universitas di Australia, menyalurkan beasiswa riset dari pemerintah Australia untuk jenjang S2/S3 terbatas kepada pelamar internasional (bukan AusAID), termasuk biaya hidup (tanpa tiket pesawat dan settlement cost). Hanya saja saingannya lumayan banyak, meskipun tidak seketat AusAID. Dalam formulir pendaftaran yang biasanya bisa didownload langsung dari website universitas, jangan lupa cantumkan statement of purpose dan research plan.
Tapi saya juga pernah ditawari untuk mengajar program bachelor di Australia (mungkin saat itu mereka sedang kekurangan dosen), sekaligus mengambil program S3. Jadi ada kans untuk mengajar atau jadi tenaga peneliti, sekaligus mengambil S3. Tinggal pintar-pintarnya kita saja membujuk mereka agar mau mengambil kita. Manfaatkan kunjungan-kunjungan lembaga pendidikan Australia ke Indonesia untuk merekrut mahasiswa S1, untuk mencari kemungkinan S3 sekaligus bekerja di universitas itu.
Kemudian University of Cambridge (www.cambridge.ac.uk) juga menyediakan beasiswa lepasan tanpa ikatan dinas.

Sumber :Arrianto Mukti Wibowo

Keliling Dunia Biaya Murah

Apakah Anda punya obsesi untuk mengeliling dunia? Bagi orang kaya raya, tentu tak jadi masalah. Nah, bagaimana dengan yang uangnya pas-pasan. Bisakah mewujudkan obsesinya? Bagi yang mau, ini dia tipsnya.

Musim liburan. Hindari berlibur pada saat musim liburan, Natal, Lebaran, Tahun Baru, atau libur akhir pekan yang panjang. Namun, bila terpaksa harus pergi juga, cari informasi dan beli tiket lewat internet setidaknya 3-6 bulan sebelumnya.

Moda transportasi. Segera tentukan alat transportasi yang akan digunakan untuk mencapai tempat tujuan. Bila menggunakan pesawat, rajin-rajinlah mencari informasi di internet untuk mendapatkan tiket penerbangan yang murah. Pilih maskapai penerbangan yang bisa memberikan harga paling murah, tapi kualitas layanannya cukup bagus. Lakukan hal ini setidaknya sebulan sebelumnya.

Lewat internet. Pemesanan lewat internet biasanya lebih murah daripada lewat agen perjalanan. Namun, pemesanan lewat agen juga lebih murah dibandingkan bila kita pergi secara langsung (go show) tanpa memesan tiket penerbangan dan hotel lebih dulu. Selisih harganya bisa berkali lipat lebih murah.

Voucher hotel. Bila terpaksa berlibur secara go show, membeli voucher hotel yang dijual di bandara bisa jadi salah satu pilihan. Namun, berlibur secara go show akan merepotkan bila Anda membawa anak-anak atau balita.

Tiket murah. Untuk mendapatkan tiket penerbangan murah, manfaatkan agen perjalanan yang bisa memberikan layanan bagus. Cari harga yang paling murah pada tanggal dan jam keberangkatan yang Anda inginkan, lalu daftarkan nama Anda tanpa meng-issue lebih dulu. Jadi, selama belum berangkat berlibur, Anda masih bisa mengecek harga-harga yang ditawarkan. Bila ada yang lebih murah, jangan ragu untuk menelepon petugas agen perjalanan yang mengurus tiket Anda, dan memintanya untuk mendaftarkan nama Anda.

Soal anggaran. Katakan kepada petugasnya bahwa budget per tiket yang Anda punya untuk tanggal yang Anda tentukan. Petugas akan memberitahu Anda harga-harga yang dipasang maskapai-maskapai itu.

Minta dikabari. Minta kepada petugas biro perjalanan untuk dikabari setiap kali maskapai tertentu memberikan tiket murah, syukur kalau lebih murah dari budget Anda.

Pesan jauh hari. Memesan tiket penerbangan dan hotel sebelum berangkat berlibur sangat penting meskipun Anda hanya berlibur ke kota kecil seperti Bukittinggi. Anda tidak ingin kenyamanan liburan rusak atau bahkan batal hanya karena sampai di tujuan semua hotel bagus penuh atau kamar yang tersedia sangat mahal, bukan?

Rajin browsing internet. Lewat internet, biasanya hotel-hotel berbintang memberikan harga jauh lebih murah dibandingkan bila Anda pesan kamar langsung ke hotel bersangkutan. Buka situs www.asiarooms.com untuk negara Asia, www.magicaljourneys.com dan www.venere.com untuk luar Asia.

Cek fasilitas. Cek lebih dulu fasilitas hotel yang akan dipilih bila memesan lewat internet.

Manfaatkan teman. Memiliki teman atau saudara yang tinggal di kota tujuan, terutama bila tujuan berlibur ke luar negeri, bisa dimanfaatkan sebagai tempat menginap. Atau, bisa juga menyewa guest house milik Kedutaan Besar RI (KBRI) setempat.

Ikut tur. Bila liburan kali itu adalah pengalaman pertama di kota tujuan, menggunakan paket tur liburan bisa jadi pilihan agar "penjelajahan" bisa maksimal.

Sumber : NOVA

Hati-hati Cinta

Sedikitnya ada 13 tips yang harus diperhatikan oleh para petualang cinta. Berikut tipsnya:
1 Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.
2 Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi seperti yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.
3 Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
4 Orang-orang yang berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
5 Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah (tidak tepat) sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.
6 Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.
7 Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang disekelilingmu tersenyum, jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang disekelilingmu menangis.
8 Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba
9 Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi akan lebih menyakitkan bila mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.
10 Jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
11 Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.
12 Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi? jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
13 Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

sumber:digitalica

tips mempercantik blog

Berikut adalah 10 trik & tips mempercantik tampilan blog:

1. MyBlogLog's Recent Readers - Widget satu ini sejak kehadirannya didunia lain blog langsung mendapat sambutan meriah layaknya seleb baru yg lagi naek daun. Widget ini memperlihatkan avatar dari para pengunjung blog Anda. Dan dengan kepopuleran widget satu ini sampai-sampai manajemen MyBloglog mampu meyakinkan Yahooo (baca: yahuu) untuk membeli sahamnya. *Mantab sangad* So, yang Anda perlukan untuk mendapat widget ini adalah mempunyai account yahuu.

2. Mashable - Widget ini menyediakan semacam newsreel (headline news) dalam element blogger yang memberikan cuplikan berita/postingan dari sosial networking. Bedanya ada pilihan warna untuk disesuaikan dengan layout blog Anda.

3. Headline News - Seperti widget mashable, widget ini pun menampilkan cuplikan headline berita dari situs-situs di seluruh penjuru dunia.

4. Flickr Flash Photo Stream Badge - Widget ini menampilkan photo-photo dari profil flickr Anda secara berurutan dan dengan sentuhan flash. Flickr merupakan bagian dari yahoo jadi untuk mendapatkan widget ini Anda memerlukan account yahoo seperti pada widget MyBlogLog di atas.

5. Preview Anywhere - sudah cukup terkenal juga nama snapshots bagi pengguna blogger bahkan untuk wordpress widget ini menjadi rekomendasi khusus dalam dashbord admin penggunanya. Fungsinya untuk melihat preview link keluar dengan tampilan popup yang tidak terlalu besar ketika pengunjung mengarahkan mouse pada teks atau banner yang "mengandung" link. Pro-kontra memang selalu ada; sebagian menganggap widget ini berguna karena menandakan kejujuran kita selaku pemilik blog, namun ada juga yang mencap kambing hitam sebagai biang lojalabo. *heuheu*

6. Twitter Badge - Jika dalam keseharian hidup Anda banyak hal-hal menarik dan begitu penuh warna dengan segudang aktifitas serta ingin agar orang lain tahu dan menampilkan cuplikan kalimat-kalimat pendek *satu paragraf misalnya* (140 karakter) Anda sedang melakukan kegiatan ini, Anda sedang berada dimana, Anda sedang bersama siapa, Anda sedang, sedang, dan sedang lainnya…. Maka widget ini cocok untuk dipasang pada blog Anda. Daripada bikin sendiri element blogger/wordpress *secara manual* menuliskan teks sebagai pesan kepada pengunjung blog Anda bahwa Anda sedang ini-itu, saya sarankan lebih baik menggunakan widget ini. Widget ini akan menampilkan "tweet" terbaru Anda. Dan untuk pengguna WP sudah ada plugin untuk memposting twitter langsung dari blog Anda, contohnya di sidebar blog ini ada celotehan saya sekedar catatan apa yang tengah saya kerjakan menggunakan plugin tersebut.

7. Digg News - Widget ini manampilkan Link terakhir yang masuk ke Digg sebuah social bookmarking yang sudah "kakoncara" dijagat perbloggan mah lah… *halaaah* Pilihan theme dan warna mudah untuk Anda atur agar sesuai dengan template blog Anda.

8. FEEDJIT - Widget ini paling wuenak diantara widget lainnya, misalkan kalo kita lagi cape, lesu, sendi-sendi lagi nggak enak, otot kaku, badan pegal, masuk angin… maka suruh aja si mbok untuk feedjit *oooh itu pijit ya* heuheu. Feedjit merupakan layanan real time traffic pada blog Anda. Ada empat pilihan widget Feedjit yang bisa Anda gunakan, silahkan kunjungi saja Feedjit dan lihat empat widget apa saja yang tersedia.
9. LineBuzz - Komentar dalam widget inline untuk Blog Anda. Widget ini sangat berguna bagi blog yang memiliki frekuensi di atas 900 Mhz tinggi dalam menerima komentar, sehingga memudahkan berkomentar jika terjadi diskusi yang berkepanjangan *waaah keren euy*. Hanya sayang, pengunjung harus terdaftar LineBuzz dulu untuk berkomentar *bikin berabe juga*

10. Flixn - Jika kompi atau laptop Anda terpasang webcam, maka widget ini bisa digunakan untuk memperlihatkan ekspresi "narsis" Anda langsung melalui blog Anda *heuheu* . Jadi pengunjung blog tidak hanya membaca postingan Anda tapi bisa menyaksikan "konser" Anda didepan monitor, mirip webcam yahoo. (bersambung...)
sumber: rifz357.wordpress

mendukung:

go green indonesia! ANTI free sex & foto porno Indonesia