
Setelah kepengurusan terbentuk, anggota lumayan banyak -sekitar 35 orang-, PJI Jabar masih belum punya sekretariat. Sekalipun, kalau kata organisatoris ulung, lokasi bukan yang utama sebuah organisasi, tapi bagi kami ketiadaan sekretariat adalah kendala. Sekelipun belum ada sekretariat, kami harus tetap jalan. Rapat, dilangsungkan dibanyak tempat, sesuai kesepakatan. Di pos liputan, di warung makan, di kantor media, dan di tempat lain. Alhasil basecame kami ada di banyak tempat. Untuk kelancaran komunikasi, kerap kali rapat dilakukan jarak jauh, melalui telepon murah. Setelah dijalani, ternyata keterbatasan tersebut membawa 'keberkahan', yang menurut hematku, lumayan solid.
Sambil mencari-cari rumah kontrakan, kami terus melakukan prekrutan anggota. Kami juga masih membenahi manajemen organisasi, mengingat masih ada beberapa kompartemen yang belum ada ketuanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar